Absolute.co.id, (Pohuwato) – Sebanyak 151 mahasiswa baru Universitas Pohuwato (UNIPO) resmi memulai tahapan awal kehidupan akademik melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027.
Kegiatan yang mengusung tema “Membentuk Mahasiswa Tangguh, Inklusif dan Berdampak” tersebut secara resmi dibuka oleh Plt. Rektor Universitas Pohuwato, Hasman Umuri, S.IP., M.Si, di Gedung Ichsan Convention Center Pohuwato (ICCP), Jumat (28/8/2026).
PKKMB tahun ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat 28 Agustus hingga Minggu 30 Agustus 2026. Selama kegiatan, mahasiswa baru akan mendapatkan berbagai materi sebagai bekal untuk mengenal lebih jauh kehidupan akademik, lingkungan kampus, fakultas, program studi, hingga organisasi kemahasiswaan.
Dalam sambutannya, Plt. Rektor UNIPO Hasman Umuri menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang telah memasuki fase baru dalam perjalanan pendidikan.
“Sebagai Plt. Rektor, Saya mengucapkan selamat datang di gerbang masa depan. PKKMB ini bukanlah akhir dari perkenalan, melainkan awal dari perjuangan akademis bagi mahasiswa,” ujar Hasman.
Ia menegaskan bahwa Universitas Pohuwato harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi mahasiswa untuk berkembang, baik dari sisi intelektual maupun pembentukan karakter.
Menurutnya, tidak boleh ada kekerasan maupun praktik perpeloncoan dalam pelaksanaan PKKMB. Sebaliknya, proses pengenalan mahasiswa baru harus dilakukan secara edukatif, humanis dan menyenangkan.
“Pelaksanaan PKKMB Tahun Akademik 2026/2027 sendiri diarahkan lebih fokus pada penyampaian materi dan pengenalan lingkungan kampus, termasuk pengenalan fakultas dan program studi serta organisasi yang berada di lingkungan masing-masing fakultas dan program studi.
“UNIPO adalah ruang aman untuk bertumbuh, tempat di mana kecerdasan diasah dan karakter luhur dibentuk tanpa ada ruang bagi kekerasan atau perpeloncoan,” tegasnya.
Hasman juga mengingatkan mahasiswa baru bahwa status sebagai mahasiswa merupakan awal dari perjalanan intelektual yang menuntut tanggung jawab lebih besar dibandingkan ketika masih berstatus sebagai siswa.
Ia menjelaskan, menjadi mahasiswa bukan sekadar perubahan status pendidikan, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan serta mempersiapkan kemampuan menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
“Status mahasiswa adalah awal perjalanan intelektual. Ketika resmi menjadi mahasiswa, berarti kita telah maju satu langkah dari keberadaan kita sebagai siswa,” ungkapnya.
Di hadapan mahasiswa baru, Hasman juga memberikan motivasi agar tidak menjadikan perguruan tinggi semata-mata sebagai tempat untuk mengejar ijazah. Menurutnya, gelar akademik tidak otomatis menjamin seseorang langsung mendapatkan pekerjaan setelah lulus.
“Tidak ada jaminan mahasiswa yang lulus dari perguruan tinggi ternama ketika lulus langsung mendapatkan pekerjaan,” katanya.
Karena itu, mahasiswa didorong untuk memanfaatkan seluruh fasilitas, kemudahan dan kesempatan yang diberikan Universitas Pohuwato selama menjalani proses pendidikan.
Ia berharap seluruh materi yang disampaikan para narasumber selama PKKMB dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh mahasiswa baru.
“Harapannya, semua materi yang nantinya akan disampaikan pada PKKMB dapat diterima dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan PKKMB dengan sungguh-sungguh, terutama berbagai materi yang akan disampaikan oleh para dosen yang telah ditunjuk sebagai narasumber.
Hasman menambahkan, pelaksanaan PKKMB menjadi momentum penting untuk membangun tradisi akademik yang mengedepankan etika, adab, inovasi digital, nilai-nilai kemanusiaan dan kebebasan mimbar akademik.
Ia berharap perpaduan nilai tersebut dapat membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan menghadapi berbagai tantangan global.
“Mulailah melangkah dengan penuh optimisme dan jadilah generasi unggul yang siap berkontribusi nyata bagi daerah. Mari kita ukir prestasi dan buat kampus ini bangga atas kehadiran kita,” pesannya.
Kegiatan pembukaan PKKMB tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan Universitas Pohuwato, di antaranya Dr. Gretty Sy. Saleh, S.IP., M.Si; Hikman, S.H., M.H selaku Wakil Rektor I; Dr. Dra. Rusni Djafar, M.P.A selaku Dekan FKIP; Bahrin Dahlan, S.T., M.Kom selaku Dekan FIKOM; Urfan, S.T., M.T selaku Dekan Teknik; Muliani, S.Pd., M.Pd selaku Kepala Lembaga SPMI; Abdul Yunus Labolo, M.Kom selaku Kepala PUSTIKOM; Ivo Cornelius Rally Drajana selaku Kaprodi Informatika; Rudy, S.T., M.T selaku Kaprodi Sipil; Irwan Nooyo, S.P., M.Si selaku Dekan FPIP; serta Aprilani Parengring, S.IP., M.AP selaku Dekan Sospol.
Dengan dimulainya PKKMB 2026, sebanyak 151 mahasiswa baru UNIPO diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi, memahami budaya akademik, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang tangguh, inklusif dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.


