Absolute.co.id, (Pohuwato) – Intermediate Training Latihan Kader II (LK-II) Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pohuwato yang dilaksanakan di Balai Diklat BKPP pada 8–14 Desember melahirkan lima rekomendasi strategis yang berfokus pada isu lingkungan daerah sebagai arah kebijakan pembangunan Kabupaten Pohuwato.
Kegiatan kaderisasi tingkat lanjut ini diikuti oleh 33 peserta yang berasal dari beberapa daerah. Selama proses LK II berlangsung, peserta terlibat dalam diskusi kritis dan kajian mendalam terhadap persoalan lingkungan di Pohuwato yang dinilai semakin terancam akibat kebijakan pembangunan yang tidak berorientasi pada keberlanjutan.
Koordinator Steering Committee LK II HMI Cabang Pohuwato, Andi Muh. Maulana Asmar, menegaskan bahwa lima rekomendasi tersebut merupakan sikap resmi HMI Cabang Pohuwato dan akan dikawal serta diantarkan melalui aksi nyata.
“Kerusakan lingkungan di Pohuwato adalah bukti bahwa arah kebijakan daerah selama ini masih bermasalah. HMI Cabang Pohuwato menolak pembangunan yang mengorbankan lingkungan hidup, dan lima rekomendasi ini adalah peringatan keras kepada pemerintah daerah untuk segera mengubah orientasi kebijakan,” tegas Andi. Senin, (15/12/2025).
Ia menambahkan bahwa HMI Cabang Pohuwato tidak akan membiarkan rekomendasi tersebut berhenti sebagai dokumen formal tanpa tindak lanjut. Menurutnya, jika pemerintah daerah mengabaikan hasil rekomendasi LK II, maka HMI akan hadir sebagai kekuatan kontrol dan tekanan publik.
“Rekomendasi ini tidak akan kami biarkan tersimpan di meja birokrasi. HMI Cabang Pohuwato akan mengantarnya melalui aksi dan gerakan terukur sampai ada keberpihakan nyata terhadap keselamatan lingkungan dan masa depan masyarakat Pohuwato,” lanjutnya.
Melalui pelaksanaan LK II ini, HMI Cabang Pohuwato menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan dalam mengawal kebijakan publik yang berkeadilan ekologis serta berpihak pada kepentingan rakyat dan keberlanjutan lingkungan daerah.



