Absolute.co.id, (Pohuwato) – Sebanyak 25 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Pohuwato resmi dikukuhkan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pengukuhan berlangsung di Penginapan Arafah, Desa Marisa Selatan, Kecamatan Marisa, Minggu (16/8/2026). Pengukuhan dilakukan Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, mewakili Bupati Pohuwato.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 1313 Pohuwato Letkol Inf. Fiat Suwandana, S.Sos., Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, Kepala Kejaksaan Negeri Pohuwato Arif Rendi, S.H., M.H., Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, S.Ei., M.Si., Sekretaris Daerah Iskandar Datau, S.Sos., M.Si., serta jajaran pejabat pemerintah daerah.
Hadir pula Asisten Administrasi Umum Ahmad Djuuna, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Mahyudian Ahmad, Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Yuslan Samadi, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato, serta para orang Tua/Wali anggota Paskibraka.
Ke-25 anggota Paskibraka tersebut merupakan putra-putri terbaik Pohuwato yang terpilih dari sejumlah SMA sederajat di seluruh wilayah Kabupaten Pohuwato. Mereka direkrut dan diseleksi oleh Badan Kesbangpol Kabupaten Pohuwato untuk mengemban tugas penting dalam pengibaran Sang Merah Putih pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Ketua Panitia HUT ke-81 RI tingkat Kabupaten Pohuwato yang juga Plt. Kepala Kesbangpol, Yuslan Samadi, mengatakan pengukuhan memiliki makna penting bagi para anggota Paskibraka.

Menurutnya, pengukuhan menjadi bentuk kesiapan dan tanggung jawab para peserta untuk menjaga kehormatan sebagai generasi muda bangsa dan warga negara Indonesia. Nilai-nilai kehormatan tersebut, kata Yuslan, tidak hanya diikrarkan saat pengukuhan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
“Kode kehormatan ini menjadi milik para lulusan latihan, tertanam dalam diri masing-masing dan menjadi pengikat batin bagi setiap orang yang telah mengikrarkannya,” ujar Yuslan.
Ia menambahkan, nilai kehormatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab dan loyalitas dalam menjalankan tugas serta kecintaan kepada tanah air.
Selama menjalani proses latihan, para anggota Paskibraka juga dibentuk dalam suasana kebersamaan melalui konsep “Desa Bahagia”. Kehidupan yang mengedepankan kerukunan, kedisiplinan, ketertiban, saling menghargai dan rasa persaudaraan diharapkan dapat menjadi bekal bagi para anggota ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Kerukunan dan kebersamaan selama latihan hendaknya dibawa dan ditularkan sebagai pengaruh yang baik di lingkungan masyarakat. Adik-adik diharapkan menjadi pelopor dalam pembaharuan dan pembangunan di manapun berada,” pesan Yuslan.
Dengan menjalani pembinaan dan latihan di bawah gemblengan para pelatih dari unsur TNI, Polri dan pamong, seluruh anggota Paskibraka diharapkan mampu melaksanakan tugas pengibaran bendera pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan penuh disiplin, tanggung jawab dan sukses.


